Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sifat malu dan cara menghilangkan serta mengatasinya

Sifat malu dan cara menghilangkan serta mengatasinya





Sifat malu dan cara menghilangkan serta mengatasinya- Pernah tidak kamu tiba-tiba merasa panik, keringat dingin atau grogi ketika menghadapi sesuatu. Misalkan disuruh pidato dan berbicara ke depan banyak orang,berkenalan dengan orang baru dan bahkan menjadi MC di suatu acara. Atau tiba-tiba saja kamu di suruh menjelaskan suatu materi saat melakukan presentasi dikelas. Pasti perasaan kalian akan menjadi gugup dan malu.

Saat merasakan malu tubuh akan gemetar, lidah terasa kaku dan bingung mau mengucap apa? Dan keringat pun bercucuran. Nah pada tulisan kali ini kita akan mengupas secara rinci tentang apa itu malu dan sifat pemalu.

Disini Kita akan membahas cara menghilangkan sifat malu,menghilangkan sifat pemalu,cara mengatasi sifat pemalu,cara menghilangkan sifat pemalu,Dampak sifat pemalu yang berlebihan.

 

Apa itu sifat malu?


Sebelum ke pembahasan lebih lanjut kita perlu mengetahui apa itu sifat malu? Menurut Prayitno ( 2004 ) mengatakan bahwa malu merupakan bentuk yang lebih ringan dari rasa takut yang ditandai oleh sikap mengerutkan tubuh untuk menghindari Kontak dengan orang lain. 

Menurut Gunarsah ( 2001 ) mengemukakan bahwa malu adalah rasa gelisah yang dialami seseorang terhadap pandangan orang lain kepada dirinya.

Setelah melihat dari beberapa pendapat para ahli tentang Sifat Malu dapat disimpulkan bahwa malu merupakan sebuah kelompok perasaan emosi yang tidak dapat dikendalikan oleh hati, dalam hal ini juga termasuk perasaan bimbang atau was-was, ketegangan, merasa serba salah, dan timbulnya rasa ketidakpercayaan diri. 

Perlu untuk kita ketahui, sebenarnya banyak sekali pendapat tentang definisi malu itu sendiri. Tapi terkadang kebanyakan orang tidak bisa bedakan malu dengan introvert. Banyak yang bilang bahwa introvert itu adalah malu. Namun sebetulnya itu adalah hal yang berbeda. Nanti kita akan bahas.


Apa dampak dari sifat malu yang berlebihan?

Secara umum dampak dari mempunyai sifat malu secara umum ialah kurangnya rasa kepercayaan diri. Ini dilihat dari ketika kalian disuruh maju kedepan kalian merasa grogi, tidak enakan, merasa serba salah, dan mau ngomong pun jadi tidak beraturan.

Orang yang memiliki rasa malu yang berlebihan akan memilki dampak yang negatif terhadap kemajuan diri nya hal ini ditandai dengan sulitnya menyampaikan pendapat dan kritik. Sehingga didalam suatu forum diskusi, orang seperti ini susah menyampaikan saran dan kritikan nya. Padahal unek-unek yang mau disampaikan itu ada.

Tidak hanya itu, orang yang seperti ini juga akan merasa mudah menyerah. Karena tidak bisa memberikan pendapat dan memberikan motivasi kepada diri sendiri yang disebabkan oleh rasa malu untuk bergerak.

Namun dampak mempunyai rasa malu tidak hanya berdampak negatif saja. Tapi juga ada yang berdampak positif. Yaitu menjaga tata tertib, serta kesopanan apabila berhadapan dengan yang lebih tua.


Apa penyebab timbulnya rasa malu ?

Rasa malu terjadi apabila seseorang hidup dengan berlatar belakan dimana seseorang tersebut pernah diabaikan, dicemooh dan kurangnya perhatian dari orang sekitar. Hal ini lah yang mengakibatkan hubungan sosial mereka dengan masyarakat menjadi terganggu.



Cara menghilangkan dan mengatasi rasa malu


1.Rajin Berdoa

Awali seluruh kegiatan kalian dengan berdoa. Yups dengan berdoa kita meminta kepada Tuhan agar seluruh kegiatan yang dilakukan berjalan dengan lancar. Terlebih dengan meminta menghilangkan rasa malu.

Misal : kita sedang diminta untuk berbicara kedepan khalayak umum, alangkah lebih baik melakukan doa terlebih dahulu agar Tuhan membimbing kita didalam pengucapan kata yang akan dikeluarkan.


2.Selalu Berpikir Positif

Jika kalian memiliki kesalahan dimasa malu yang membuat kalian menjadi rasa malu. Stoplah berpikir seperti itu. Manusia memang tempatnya segala kesalahan. Tapi disetiap kesalahan yang dilakukan mestilah harus ada rasa bangkit dari kesalahan, agar hidup menjadi lebih baik.

Jika kalian masih merasa malu dan takut akan membuat kesalahan. Maka kehidupan kalian akan berjalan ditempat bahkan berhenti. Cara menghilangkan prasangka seperti itu ialah dengan selalu berpikir positif dan bangkit serta yakin bahwa kedepan nya nanti akan terjadi baik-baik saja.


3.Pilih Teman dalam Pergaulan

Dalam memilih teman saat pergaulan ini merupakan hal yang sangat wajib dan penting dilakukan. Hindari teman-teman yang membuat kalian merasa tidak enakan, insecure, dan toxic people. Pilihlah teman yang bisa mendukung kita dengan sepenuh hati. Yang menemani kita disaat susah maupun senang.


4.Mengetahui kelebihan diri sendiri

Kebanyakan kalian berpikir bahwa sifat malu itu timbul akibat kekurangan dari diri pribadi. Nah pikiran yang seperti ini lah yang peru dihapus. Ketahui lah memang manusia diciptakan tidak ada yang memiliki kesempurnaan. Namun bukan manusia itu tidak punya kelebihan.

Setiap manusia punya kelebihan dan keahlian yang masing-masing. Kelebihan inilah yang perlu kita ketahui dan dilatih untuk menutupi kekurangan. Maka dari itu fokus lah terhadap pencarian kelebihan diri sendiri agar tidak merasa malu didepan banyak orang.


5.Mengamati orang lain


Pernahkah kalian berpikir bahwa ada orang yang melakukan keahlian ini dengan sangat lihai. Pasti kalian akan bertanya, “ Kok dia bisa sih ?” 

Kalau dia bisa kenapa kalian tidak. Seperti yang telah ditulis pada nomor 4 manusia itu pasti mempunyai kelebihan sendiri. Maka dari itu amatilah orang lain dan tiru lah lalu modifikasi sedikit dengan cara kalian agar tidak terkesan Copy-paste.


Penutup


Mungkin hanya inilah yang dapat kami sampaikan terkait pembahasan Sifat malu dan cara menghilangkan serta mengatasinya. Mohon maaf apabila ada kesalahan dan kekurangan. 

Apabila ada pendapat mengenai tulisan ini tulis pada kolom “ Komentar” dibawah. Jangan  lupa untuk Memfollow kami agar mendapatkan informasi terupdate. 


Terima kasih.


18 komentar untuk "Sifat malu dan cara menghilangkan serta mengatasinya "

  1. Malu sama dengan insecure tidak ya? Tapi memang harus dilatih sih supaya rasa malu bisa sedikit2 hilang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setelah baca, beranggapan kaya gini juga apakah sama malu dengan insecure wkwk

      Hapus
  2. Kalo molly bukannya malu tapi cemas dan gugup kalo berbicara depan umum. Kalo sikap sih yang ada malah malu2in. 🤣🤣

    BalasHapus
  3. Saya pernah merasakan ini, tapi lama-lama saya berpikir, kenapa harus malu, mereka juga sama. Saya punya yang mereka tidak punya. Jadilah mulai pede, eh jadinya kepedean

    BalasHapus
  4. Menurut saya kalau kita malu pada waktu yang pas itu bagus, soalnya kalau kita tidak malu dimana saja dan kapan saja nanti jatuhnya malah malu-maluin 😂😂

    BalasHapus
  5. Ada hal lain yang menyebabkan rasa malu, terkait dengan kesalahan, misalnya. Dalam hal ini, kadang rasa malu itu diperlukan, untuk mencegah individu melakukan kesalahan yang sama. Tentu ada tips khusus untuk hal semacam ini, ya kan?

    BalasHapus
  6. Wah menarik sekai artikelnya. Kalau rasa malu yang disebabkan dari tidak percaya diri melakukan sesuatu mungkin bisa dilatih dari melakukan kegitan tersebut berulang ya kak, supaya nanti bisa dan tidak malu :)

    BalasHapus
  7. Biasanya aku akan merasa malu ketika harus berbicara di depan umum. Atau kalau baru bertemu dan berkenalan dengan teman baru. Kalau untuk bicara depan umum, kalau sudah bicara (artinya memaksa diri menembus rasa malu itu) ya nyaman saja bicara pada akhirnya. Hehehehe

    BalasHapus
  8. Malu sebagian dari iman, cuma ya jangan berlebihan juga. Nanti yang ada malu-maluin hehe. Jadi harus berimbang ya, dan tetap menjaga adab juga

    BalasHapus
  9. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  10. Maaf komentar sebelumnya banyak typo.

    Aku sepakat pak jika malu bisa diatasi dengan berpikir positif.

    Tapi sebenarnya malu itu juga penting untuk kontrol kita dalam melakukan sesuatu

    BalasHapus
  11. saya juga sampai hari ini masih nggak pede kalau harus ngomong di depan orang banyak. pengen sih ikutan kursus kayak publik speaking gitu biar lebih pede saat harus ngomong buat presentasi

    BalasHapus
  12. sebenarnya malu itu ada alasan loh, menurutku
    poin satu karena kita ada buat salah, tapi gamau minta maaf
    poin dua karena kita gak ada bahan untuk diomongin

    if people not have poin above, dia sure gak akan malu ya *cmiiw

    BalasHapus
  13. Malu itu penting, kadang-kadang kita tidak tahu malu dengan perilaku kita. Cuma bagiku persoalan menempatkan diri aja, kapan waktu yang tempat untuk mengeluarkan rasa malu..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya malu itu juga sifat yg dibutuhin juga, sesuai kondisi yg ada. Inget hadits Nabi yg nyebut bahwa malu adalah sebagai bagian dari iman.

      Hapus
  14. Rasa malu nggak bisa dibiarkan terus berlanjut ya, karena bisa membatasi diri sendiri. Harus pelan-pelan dilatih agar rasa malu bisa sedikit demi sedikit berkurang.

    BalasHapus
  15. Dulu aku pemalu banget kak, tapi karena sering diikutkan lomba, trus dijadiin ketua kelas jadi mau nggak mau harus berani tampil. Itu yang bikin aku jadi lama-lama nggak malu2 lagi

    BalasHapus
  16. Saya juga pemalu mas tepatnya suka grogian kalau mau tampil atau bertemu dengan orang baru. Menurut saya butuh waktu atau pembiasaan agar tidak malu dalam kondisi apapun, seperti pengalaman yang saya alami, semakin banyak bersosialisasi setidaknya bisa mengurangi rasa malu.

    BalasHapus