Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Dilema saat Sudah lama pacaran, Namun tidak kunjung membawa kepastian

Dilema saat Sudah lama pacaran, Namun tidak kunjung membawa kepastian



Hai.. sobat pak endek. Sudah lama sekali pak endek tidak menulis tentang perihal asmara. Walau lagi galaupun pak endek tidak pernah lagi menulis perihal asmara. Kenapa? Karena pak endek sendiri sudah keasyikkan untuk menulis artikel non-fiksi tanpa unsur asmara.

Nah, Untuk kali ini pak endek akan memberikan sajian tulisan berbau asmara. Terlebih untuk sobat-sobat yang berusia diatas 20 tahunan. Untuk usia dibawah itu mungkin boleh kali hanya sekedar baca-baca.

Teruntuk para cewek- cewek pada umumnya kalian pasti punya impian menikah dan membangun sebuah keluarga kecil yang harmonis dan bahagia. Apalagi kalian sudah berusia terbilang cukup untuk melangkah ke jenjang pernikahan. 

Penantian datangnya lamaran dan kepastian dari pujaan hati tidak perlu ditanya lagi. Pasti kalian mempunyai harapan bahwa dia akan mengajak sanak keluarga nya untuk datang melemar kerumahmu. 

Mengingat mungkin kalian pernah mengutarakan keinginan untuk membawa hubungan ini ke jenjang yang lebih serius yaitu ke jenjang pernikahan. Tapi ternyata sampai saat ini dan detik ini dia tidak kunjung datang untuk melamarmu.

Tekadang pasti kalian bertanya-tanya Kenapa sih, pacar ku tidak kunjung melamarku? Padahal kami telah mengenal satu sama lain dengan akrab. Perkataan itulah yang akan membuat kalian dilema.


1.Ingin putus namun takut kehilangan dirinya

Kalau ada yang bertanya, apakah kamu sayang kepada dia? Jawaban nya pasti Sayang. Karena kalian telah  melangsungkan pacaran untuk sekian lama waktunya. Namun terkadang tidak sesinkron dengan realita. Kadang sayang atau cinta tidak cukup untuk mempertahankan sebuah hubungan yang lebih.

Apalagi kamu telah memiliki usia yang lumayan cukup untuk ke jenjang yang lebih serius yaitu pernikahan. Hati semakin bertanya kepada si pria kapan sih dia datang ke rumahku untuk menemui orangtua ku? Ingin putus dengannya namun takut kehilangan.


2.Gengsi untuk bertanya kapan datang melamar

Sebagian wanita mungkin termasuk kalian. Merasa gengsi untuk menanyakan hal kapan aku dilamar? Bagaimana tidak jika kalian menanyakan hal itu terasa jadi lebih agresif dan lebih memalukan lagi kalian terlihat seperi ngebet sekali ingin menikah.

Bagaimana pertanyaan seperti ini terdengar oleh orang lain? Maka kalian akan terlihat memaksa pasangan kalian untuk segera menikah secara cepat. Namun padahal tidak seperti itu kelihatannya. Mungkin kalimat seperti itu dilontarkan hanya untuk sekedar bertanya.



3.Masih ragu dengan respon pasangan

Kadang jika ingin berterus terang,  perasaan kalian mungkin masih ragu dengan jawaban atas pertanyaan yang dilontarkan. Memang untuk perihal seperti ini tidak harus ada lagi kode-kodean. Kalian memang harus berterus terang untuk memastikan jenjang hubungan selanjutnya.

Walaupun hati masih ragu mendengar jawaban darinya. Namun untuk setidaknya perasaan kalian akan terasa lega dan tidak was-was lagi. Maka dari itu cobalah untuk bertanya!


4.Jika ingin memilih putus, maka belum tentu ada yang terbaik dari dia

Ketahuilah bahwa memutuskan hubungan itu sebenarnya sangat mdah. Namun yang sulit itu menerima kenyataan pascaputusnya. Mendengar kalimat itu kalian mungkin kalian masih merasa was-was dan ragu yang cukup dalam.

Bagaimana tidak jika pasangan kalian memang belum memberi kepastian untuk kejenjang lebih serius. Maka kalian pasti kalian berpikir untuk mengakhiri hubungan dengannya. Tapi jika kalian mengakhiri hubungan yang telah berlangsung lama dijalin, untuk kedepannya kalian belum tentu bisa memiliki orang yang lebih baik lagi untuk kedepannya. Maka  dari itu pikirkanlah.


Memang disaat moment menunggu itu tidaklah menyenangkan. Namun setidaknya kalian harus percaya bahwa kesabaran itu akan berbuah manis kelak dimasa yang akan datang



Semoga bermanfaat......

Jika ingin memasang banner Iklan secara gratis di blog ini silahkan hubungi admin penulis dengan menghubungi akun E-mail yang tertera dan jangan lupa untuk berlangganan gratis di blog ini untuk dapat update tulisan setiap saat dan jangan lupa klik gambar pak endek bercerita dan follow instagramnya!

14 komentar untuk "Dilema saat Sudah lama pacaran, Namun tidak kunjung membawa kepastian"

  1. Nah bener pak, kalo putus belum tentu dapet yang lebih sempurna ea hihi selamat galau teman-teman tapi klo udah berhasil melewatinya pasti kini bisa ketawa2

    BalasHapus
  2. Wahhh artikel ini relate nih sama saya yang saat ini sudah pacaran 6 tahun lebih. Kalau bagi saya kenapa sampai sekarang belum nikah yaa karena mau nabung dulu untuk modal nikah, hehehe

    bener banget sih, kalau sudah lama saling kenal, udah tahu kekurangan masing-masing, sayang banget kalau putus :( yang penting saling jaga komitmen kayaknya sih gak masalah menunggu lagi sebentar agar bisa nikah sesuai harapan

    BalasHapus
  3. Asal keduanya sama-sama setia gak masalah ya Pak Endek. Yang repot itu klo salah satunya sudah mampir ke mana-mana, jadi dilema kan? 😅 Mau putus sedih, tapi klo gak putus ya sedih juga karena diduakan. Cinta memang sukanya bikin galaw. *eeeaaa

    BalasHapus
  4. Hai, Pak Endek. Sama an nih. Saya juga sudah lama gak nulis cerita masalah percintaan.

    Hmm, iya, bikin galau, hubungan sama digantung dan tak ada kejelasan. Mau putus tapi bingung ngomongnya gimana, terus takut jadi jomblo. Hahahaha

    Ya, begitulah cinta.

    BalasHapus
  5. Begitulah cinta. Derita tiada akhirnya. Hhha jd ingat kera sakti.

    Ya kalau mau putus sih, yen wani kudu wani yen ra wani aja wani-wani. Hhhhe

    BalasHapus
  6. duh, artikel ini tuh semacam tamparan dehhh, beberapa hari melepas label usia 20-an, tapi kok yaa masih ragu2 nanya soal keseriusan :|

    kalau semisal kamu di posisi cowonya, terus cewenya menanyakan keseriusan, kamu akan respon gimana mas?

    BalasHapus
  7. Sebagai orang yang menikah tanpa persiapan matang, saya berpendapat memang lebih baik pacaran lebih lama untuk mempersiapkan mental spiritual n ekonomi dulu. Karena menikah tanpa kesiapan itu susah lahir batin. Tapi kalau sudah sama2 siap, si dia belum ada tanda2 melamar, bicarakan baik2 ada kendala apa supaya bisa diatasi sama2.

    BalasHapus
  8. Wah kalau lagu mungkin seperti lagunya wali ya "mau dibawa kemana hubungan kita". Bagi perempuan kepastian ini berharga banget ya, paling ga enak memang digantungin atau berhubungan yang tidak jelas arahnya ya

    BalasHapus
  9. Ini memang dilema dan tidak mudah dihadapi. Namun berdasarkan pengalaman saya, harus komunikasi sama pasangan, apa tujuan kedepan. Kalau tidak dikomunikasikan ya menunggu dan belum tentu jelas.

    BalasHapus
  10. Related banget sama saya skrg ini, dilema antar lanjut hubungan yg seperti ini terus atau putus tapi harus siap keadaan pasca putus. Memang semuanya mesti dikomunikasikan lagi biar indah pada waktunya ya mas, hehe

    BalasHapus
  11. Pacaran lama trus gak ada kepastian menikah itu memang menyebalkan. Haha


    Aku dulu juga pacaran 8th, tapi alhamdulilah akhirnya menikah juga. Setelah menikah sedikit nyesel juga, ternyata enak waktu pacaran, gak ada tuntutan kni itu, haha

    BalasHapus
  12. Menjalin hubungan tanpa ada tujuan dan kepastian itu memang kurang menyenangkan ya, pak. Apalagi kalau sampai digabung. Alangkah baiknya memang saat menjalin hubungan itu kedua pihak sudah serius mau dibawa ke mana hubungan mereka

    BalasHapus
  13. Kenapa aku bacanya galau, ya. Hehehe.. Kalau dari sudut pandang perempuan, dan menurutku, tiap perempuan ingin selalu diberi kepastian. Jadi, berkomunikasilah dengan baik terhadap tujuan hubungannya.

    BalasHapus
  14. Jangan terlalu lama pacarin anak orang pak, nantii ada yang dahuluin, nikahin buruan gihh hehehe..

    BalasHapus